Awal Musim Panen, Harga Gabah di Banyumas Menurun Drastis - Trias Politika
  • Breaking News

    Awal Musim Panen, Harga Gabah di Banyumas Menurun Drastis

    ilustrasi



    INDOPOST, BANYUMAS - Awal musim panen padi pertama 2017 di Banyumas, harga gabah menurun drastis dibawah harga pembelian pemerintah.

    Petani padi asal Desa Jurangbahas Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah Santardi, Jumat (24/2/2017), mengatakan, harga gabah kering giling (GKG) Rp 3.800- Rp 3.900 perkilogram. Untuk gabah kering panen (GKP) Rp 3.200- Rp 3.300 perkilogram.

    Padahal panen sebelumnya pada akhir 2016, Santardi bisa menjual GKG Rp. 4.200 perkilogram. Sehingga dirinya mengalami kerugian.

    Selain untuk biaya tenaga untuk menanam, hingga merawat padi. Belum lagi untuk biaya pemupukan. Hingga mengeringkan padi, karena musim penghujan diperlukan waktu yang lebih hingga satu minggu.

    "Yahh, jadinya rugi, apalagi petani penggarap. Dengan harga seperti ini, tidak menutup biaya produksi," kata Santardi di sawah miliknya, yang sedang panen.

    Sementara itu, anggota Kelompok Tani Sri Rejeki Desa Notog Kecamatan Patikraja Banyumas, Yatno mengatakan sangat prihatin dengan kondisi harga gabah, pada panen kali ini, yang berada di bawah HPP.

    "Saya sangat prihatin, sebagai petani dengan kondisi harga gabah dibawah HPP," kata Yatno.

    Dikhawatirkan harga gabah akan terus merosot, jika tidak ada tindakan dari Pemerintah. Karena panen di bulan Febuari ini, baru sebagian kecil petani. Untuk puncak panen padi di Banyumas, diperkirakan bulan Maret 2017.


    (ra/indo)