Mimpi Karina Perbaiki Kualitas Pendidikan di NTT - Trias Politika
  • Breaking News

    Mimpi Karina Perbaiki Kualitas Pendidikan di NTT

    Karina Madila Niab



    INDOPOST, KUPANG – Kualitas pendidikan di Provinsi NTT masih sangat rendah dibandingkan provinsi lain di Indonesia. Di sisi lain, persoalan human trafficking di NTT terus meningkat. Bertolak dari dua persoalan pelik ini, Karina Madila Niab termotivasi mengikuti ajang Pemilihan Putri Indonesia (PPI) tingkat nasional tahun 2017. Gadis kelahiran Jakarta 21 Agustus 1992 ini ingin menunjukkan bahwa NTT sebenarnya bisa keluar dari dua persoalan ini.

    Karina mengaku, dia punya mimpi membangun NTT menjadi lebih baik ke depan. Terutama di dunia pendidikan. Sebab tak jarang dia melihat banyak anak-anak NTT yang tidak mengenyam pendidikan. Akibatnya, anak tidak punya pengetahuan dan keterampilan, yang bisa menjadi bekal untuk masa depan. “Kalau sudah demikian, maka jangan heran masalah human trafficking di NTT sangat tinggi. Karena tanpa ilmu pengetahuan, kita bisa dibodohi dan diperlakukan semena-mena,” ujar gadis manis blasteran Timor-Padang ini.

    Tak hanya sekadar berbasa-basi, putri dari pasangan Lukius Niab dan Jumaini rupanya telah melakukan kunjungan ke Kolbano di Kabupaten TTS. Selama dua hari berada di Kolbano, Karina bersama seribu guru melakukan edukasi kepada anak-anak usia sekolah. Baik yang masih mengeyam pendidikan maupun yang sudah putus sekolah. “Saya ikut ajang PPI ini karena memang punya mimpi besar untuk membangun NTT,” tandas anak pertama dari dua bersaudara ini.

    Selain ingin memperhatikan masalah pendidikan, gadis manis yang bekerja di bidang entertainment di Jakarta ini ingin sekali mengangkat budaya lokal NTT. Misalnya dengan mempromosikan tenun ikat ke luar NTT. Dia juga ingin mempromosikan pariwisata NTT. “Saya juga telah berkunjung ke Kabupaten Sumba Barat Daya. Di sana saya menonton pasola sekaligus mempelajari budaya dan adat istiadat masyarakat Sumba,” katanya.

    Dia akhir kesempatan berdiskusi dengan Timor Express, Karina meminta doa restu dari masyarakat NTT untuk mendukunya dalam ajang Grand Final PPI tahun 2017 pada tanggal 31 Maret. “Saya mohon doa restu dari seluruh masyarakat NTT. Sebab kalau terpilih menjadi Putri Indonesia, saya tentunya memiliki banyak peluang untuk membangun NTT ke depan,” ungkapnya.


    (dek/r2/sam/indo)