MUI Harap Polisi Hati-Hati Usut Kasus TPPU Bachtiar Nasir - Trias Politika
  • Breaking News

    MUI Harap Polisi Hati-Hati Usut Kasus TPPU Bachtiar Nasir

    Zainut Tauhid Saadi, Wakil Ketua Umum MUI



    INDOPOST, JAKARTA – MUI (Majelis Ulama Indonesia)  berharap kepolisian dapat menjelaskan secara transparan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU)  yang menjerat Ustadz Bachtiar Nasir.

    Demikian disampaikan Zainut Tauhid Saadi, Wakil Ketua Umum MUI, di Jakarta, Jumat (24/2). Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Rikwanto, mengonfirmasi bahwa penyidik sudah menetapkan seorang tersangka dalam kasus dugaan pencucian pada Yayasan Keadilan Untuk Semua (Justice for all) yakni,rekan dari Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Bachtiar Nasir.

    Zainut menambahkan transparans dalam kasus ini sangat penting,  sehingga tidak menimbulkan dugaan-dugaan yang keliru di kalangan masyarakat.
    “Kepolisian juga harus berhati-hati dalam menangani kasus ini, jangan sampai ada penilaian bahwa polisi terlalu mencari-cari masalah dan prematur dalam menetapkan status hukum kepada pelakunya. Sehingga ada kesan polisi bekerja tidak independen, tidak adil dan tebang pilih,” kata Zainut.

    Ia mengatakan terhadap kasus pelanggaran hukum yang sudah jelas dan didukung oleh alat bukti yang cukup, tapi  polisi ragu untuk menindak-lanjuti, dan sementara terhadap kasus yang alat buktinya masih sumir polisi begitu cepat menetapkan tersangka kepada pelakunya.

    Hal ini, lanjut Zainut, dikhawatirkan dapat menurunkan kredibilitas dan kepercayaan publik kepada polisi. Seharusnya ditengah situasi dan kondisi di mana rakyat sangat sensitif karena merasa ada perlakuan yang tidak adil, adanya ketimpangan dan kesenjangan sosial-ekonomi yang sangat tajam, jangan ada tindakan yang dilakukan oleh pejabat atau aparat yang justru membuat rakyat semakin tersinggung. Karena hal tersebut dapat memicu konflik dan kegaduhan.

    Disisi lain, kata Zainut,  Ustdaz Bachtiar Nasir juga harus menyampaikan secara terbuka kepada umat terkait dana yang diterima termasuk penggunaannya dan kepada pihak mana saja dana tersebut di tasarufkannya sehingga tidak menimbulkan fitnah dan prasangka yang tidak baik.
    “MUI tidak mengetahui seluk beluk urusan dana tersebut karena memang sejak dari awal MUI menyatakan bahwa GNPF MUI bukan bagian dari MUI, dan tidak ada hubungan dengan MUI baik organisatoris maupun bentuk kerjasana apa pun. Untuk hal tersebut kami minta kepada semua pihak untuk tidak mengaitkan masalah yang sedang diperkarakan oleh polisi tersebut dengan MUI,” papar Zainut.


    (Johara/winoto/indo)