Saksi Tolak Tandatangan Berita Acara, KPU Cilacap Tunggu Gugatan - Trias Politika
  • Breaking News

    Saksi Tolak Tandatangan Berita Acara, KPU Cilacap Tunggu Gugatan

    Saksi Tolak Tandatangan Berita Acara, KPU Cilacap Tunggu Gugatan



    INDOPOST, CILACAP - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cilacap menunggu gugatan hasil rekapitulasi suara Pilbup Cilacap 2017, menyusul sikap saksi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1, Taufik Nurhidayat–Faiqoh Subky, yang menolak menandatangani berita acara hasil rekapitulasi suara.

    “Kami akan menunggu, apakah ada pendaftaran gugatan kepada MK (Mahkamah Konstitusi) terhadap surat keputusan nomor 8 tahun 2017 tentang rekapitulasi suara tingkat kabupaten Cilacap,” ujar Komisioner KPU Cilacap, Handi Tri Ujiono, Jumat (24/2/2017) siang.

    Lebih lanjut, kata Handi, sesuai mekanisme perundang-undangan, pasangan calon yang tidak setuju terhadap hasil rekapitulasi suara bisa melakukan gugatan di MK, maksimal 3 hari setelah keputusan tersebut diumumkan.

    “Paslon yang tidak setuju, silakan ada mekanisme pendaftaran gugatan ke MK maksimal 3 hari setelah pengumuman keputusan rekapitulasi suara. Tiga hari itu terhitung mulai hari Jumat ini hingga Selasa pekan depan,” katanya.

    Menurutnya, jika sampai hari ke-3 tidak ada pendaftaran gugatan ke MK, KPU akan menetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Cilacap terpilih, antara tanggal 8–10 Maret 2017.

    “Kalau ada pendaftaran sengketa gugatan, penetapan ditunda dulu,” imbuhnya.

    Terkait sikap saksi pasangan calon nomor 1 yang menolak menandatangani berita acara rekapitulasi suara, kata Handi, hal itu tidak menjadi permasalahan.

    “Tidak jadi persoalan, itu hak mereka (tidak menandatangani). Karena syarat sah berita acara itu minimal 3 komisioner menandatangani,” tuturnya.

    Secara terpisah, Ketua Tim Pemenangan pasangan nomor urut 1, Taufik Nurhidayat–Faiqoh Subky, Taswan mengaku belum memastikan akan mengajukan gugatan sengketa ke MK atau tidak.

    “Mau mengajukan (gugatan) atau tidak, kami masih menunggu koordinasi dan komunikasi dengan beberapa elemen, seperti saksi, dan tim,” jelas Taswan.  

    Ditanya alasan penolakan penandatanganan itu, Taswan menyebut hal itu menjadi kewenangan saksi.

    “Soal itu (penolakan tanda tangan) menjadi kewenangan saksi. Saksi sudah terlatih untuk itu,” tegasnya.

    Dalam rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Cilacap, Kamis (23/2/2017), saksi dari pasangan Taufik–Faiqoh menolak menandatangani berita acara karena menilai serangkaian proses Pilbup Cilacap 2017 tidak berjalan demokratis.

    Termasuk di dalamnya adalah penilaian ketidaknetralan oknum petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Cilacap.

    Diberitakan sebelumnya, hasil rekapitulasi suara tingkat Kabupaten Cilacap, dari 914.507 suara sah, duet Tatto–Syamsul sebagai pasangan nomor urut 2, jauh meninggalkan 2 pasangan lain dengan perolehan 515.059 suara.

    Disusul nomor 1, Taufik Nurhidayat–Faiqoh Subky dengan 249.081 suara, dan nomor 3, Fran Lukman–Bambang Sutanto, 150.367 suara.

    Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilbup Cilacap 2017 tercatat 1.466.869, tersebar di 3.217 TPS di 24 kecamatan.


    (Sandy/indo)