Tengku Nuradi Harap Pengusaha Jaga Kestabilan Harga Gula dan Terigu - Trias Politika
  • Breaking News

    Tengku Nuradi Harap Pengusaha Jaga Kestabilan Harga Gula dan Terigu

    Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi



    INDOPOST, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi mengatakan jelang perayaan hari besar keagamaan seperti bulan puasa Ramadhan, komoditas gula dan terigu menjadi incaran spekulan untuk mempermainkan harga karena permintaan dari masyarakat tinggi.

    Oleh sebab itum diharapkan pengusaha yang tergabung didalam  Asosiasi Pengusaha Gula dan Tepung Terigu Indonesia (Apegti) Sumatera Utara untuk mengawal dan mengawasi perdagangan gula dan tepung sehingga dapat mencegah terjadinya permainan harga dengan keuntungan semata.

    ‘’Ini penting, khususnya saat menjelang dan perayaan hari-hari besar keagamaan karena gula dan terigu menjadi incaran spekulan untuk mempermainkan harga. Saya mengharapkan pengurus Apegti Sumut dapat menjaga kestabilan harga gula dan terigu sekaligus menjamin ketersediaan gula layak konsumsi dan mencegah beredarnya gula import ilegal,’’ kata Gubernur Erry saat menghadiri pelantikan DPP Apegti Sumut dan DPD Apegti Kabupaten Kota Se-Sumut di Sheraton Hotel Jalan Jend Gatot Subroto Medan, Jumat (24/02/2017) malam.

    Hadir Ketua DPN Apegti Syarif Usman Almuthahar, Ketua DPP Apegti Sumut Zulkifli, Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut Farianda Putra Sinik, perwakilan PTPN II, Devisi Regional Perum Bulog Sumut dan unsur FKPD Sumut.

    Mengenai kepengurusan DPP Apegti Sumatera Utara, Gubernur berharap pengurus dapat menjaga kestabilan harga gula dan tepung dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah sehingga tidak menyumbangkan inflasi di Sumut seperti pada bulan Mei dan Juni 2016 lalu.
    "Tetap berkoordinasi dengan Pemerintah  Sumut,” ujarnya. 

    Ketua DPN Apegti Syarif Usman mengatakan siap membantu dan bersinergi dengan pemerintah untuk  pengawasan dan menjaga kestabilan harga gula maupun menjaga ketersediaannya.
    "Dalam melaksanakan tugasnya Apegti tentu tidak dapat bekerja sendiri. Nanti kita akan dibantu oleh tim monitoring yang dibentuk Pak Gubernur. Artinya kita siap membantu tugas-tugas pemerintah," ujar Syarif.


    (Rahmi Siregar/indo)