Harga Sembako di Bengkulu Relatif Stabil - Trias Politika
  • Breaking News

    Harga Sembako di Bengkulu Relatif Stabil

    Kepala Disperindag Provinsi Bengkulu, Lierwan



    INDOPOST, BENGKULU - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Propinsi Bengkulu setiap hari menerjunkan petugas untuk melakukan pemantauan terhadap harga bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat di pasaran.

    Kepala Disperindag Provinsi Bengkulu, Lierwan mengatakan, data harga bahan kebutuhan pokok yang diperoleh tim setiap hari di pasaran, dimasukan ke link khusus, yang bisa dilihat oleh masarakat luas, mengenai perkembangan harga bahan pokok setiap harinya.
    “Kami kirimkan informasi harga bahan pokok di pasar setiap harinya, melalui wibsite Disperindag maupun twitter,” ujarnya Senin (4/4/2017).

    Dikatakan Lierwan, dengan terpantaunya harga bahna kebutuhan pokok bagi masyarakat setiap harinya, apabila terjadi kenaikan harga pihaknya bersama tim bisa langsung melakukan upaya antisipasi.

    Apalagi laporan yang diterima pihaknya dari petugas setiap harinya,  setelah dilakukan evaluasi di kirimkan ke Kementerian Perdagangan RI, sebagai laporan.
    “Kita merespon jika ada kenaikan harga yang tidak wajar, minimal dua hari dari kenaikan harga yang masih belum berfluktasi. Kita bersama tim bisa melakukan Operasi Pasar (OP),” katanya.

    Lebih jauh dijelaskan Lierwan, berpijak dari hasil pantauan pihaknya secara umum hingga awal April ini, harga bahan pokok masih dikategorikan wajar dan masih stabil.
    “Kami juga minta masyarakat tidak panik, dengan memborong semua bahan pokok tersebut. Pasalnya untuk harga bahan kebutuhan pokok sekarang ini relative stabil,” terangnya.

    Ditambahkan Lierwan, mengenai pengaturan kestabilan harga bahan pokok diantaranya, harga cabe yang saat ini mulai menurun berkisar di angka 28 ribu rupiah perkilonya, pihaknya akan berkoordinasi dengan insatansi terkait, seperti Dinas Pertanian dan Perkebunan serta Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu.
    “Untuk harga cabai, kita koordinasi dengan dinas terkait, agar memanejemen masa  panen. Sehingga cabai  tidak  banjir dipasaran di saat waktu panen,  yang dapat mengakibatkan  harga cabai anjlok,” tutupnya.


    (rep/indo)