Dari Banjarmasin, Presiden Jokowi Umumkan Perekrutan CPNS Tahap II - Trias Politika
  • Breaking News

    Dari Banjarmasin, Presiden Jokowi Umumkan Perekrutan CPNS Tahap II

    Dari Banjarmasin, Presiden Jokowi Umumkan Perekrutan CPNS Tahap II



    INDOPOST, BANJARMASIN - Pemerintah membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di berbagai Kementerian / Lembaga. Pendaftaran telah mulai dibuka seperti di Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, dan lain-lain. Pengumuman perekrutan CPNS tersebut juga dilakukan oleh Presiden Joko Widodo ketika bersilaturahmi dengan civitas Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dalam rangka kunjungan kerja ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Jumat (15/9/2017) petang. Jokowi mengajak anak-anak muda lulusan Universitas Muhammadiyah untuk ikut mendaftar dalam program perekrutan tersebut.  

    "Yang terakhir, ini belum kita umumkan, pemerintah melakukan rekrutmen PNS banyak sekali. Kalau mau daftar, cepat-cepat daftar. Baik di Kementerian Keuangan, banyak sekali. Kementerian Hukum dan HAM, banyak sekali. Kementerian-kementerian lain banyak sekali. Juga di BUMN. Info kemarin ada 17 ribu lowongan pekerjaan BUMN. Bisa dimasuki anak-anak kita, terutama Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Cepat-cepat yang sudah lulus," ajak Jokowi. 

    Seperti diketahui, Pendaftaran CPNS 2017 Tahap II dimulai sejak 11 September 2017, dan akan ditutup pada 25 September 2017. Total formasi yang tersedia untuk 61 K/L sebanyak 17.928 orang.

    Berdasarkan data Sistem Seleksi CPNS Nasional, terdapat 5 instansi yang menarik minat jumlah pelamar terbanyak, yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 47.372 orang, disusul Kementerian Kesehatan 41.148 orang, Kementerian Keuangan 36.629 orang, kemudian Kementerian Perhubungan 22.211 orang dan Kejaksaan Agung 22.013 orang.

    Selain itu, ada tiga instansi yang tercatat jumlah pelamarnya terendah, yakni Lembaga Sandi Negara 11 orang, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian 52 orang, dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir 160 orang.



    (pr/indo)