Rusia Sindir Klaim Keberhasilan Inggris Soal Kekalahan ISIS - Trias Politika
  • Breaking News

    Rusia Sindir Klaim Keberhasilan Inggris Soal Kekalahan ISIS

    Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov




    INDOPOST, MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia mengeluarkan teguran pedas terhadap klaim Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon. Fallon mengklaim Inggris telah membuat sumbangan besar untuk melumpuhkan Negara Islam (ISIS) di Suriah dan Irak.

    "Ketika kita mendekati kekalahan Negara Islam (ISIS) oleh Angkatan Darat Suriah, yang didukung oleh Angkatan Udara Rusia, tiba-tiba kita menemukan bahwa selama bertahun-tahun ini, di balik punggung kita, Michael Fallonlah yang melakukan lebih dari siapapun untuk membantu mengalahkan teroris," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov dalam sebuah pernyataan.

    Pada peringatan ketiga keterlibatan Inggris dalam kampanye pengeboman melawan kelompok radikal tersebut, Fallon mengatakan bahwa peran Inggris adalah yang kedua setelah Amerika Serikat (AS) dalam koalisi pimpinan negara adidaya itu.

    "Inggris telah memberikan kontribusi besar untuk kampanye yang telah melumpuhkan Daesh (istilah Arab untuk merendahkan ISIS) sejak tahun 2014, yang memaksa kultus sengsara ini dari gerbang Baghdad sampai ke ambang kekalahan di Raqqa. Dengan personil udara, darat dan laut Inggris telah memainkan peran tak kenal lelah dalam menyerang target dan sekutu pelatihan," kata Fallon pada hari Kamis lalu.

    Namun Moskow percaya bahwa Inggris mengambil kredit dari proporsinya dengan komitmennya, terutama jika dibandingkan dengan Rusia, yang telah berpartisipasi dalam konflik tersebut sejak September 2015, atas permintaan Damaskus.

    "Pertanyaannya pasti muncul: di manakah kekuatan-kekuatan kebaikan ini ketika Negara Islam menduduki sepertiga dari Irak dan sebagian besar Suriah pada pertengahan 2015?" tanya Konashenkov.

    "Menteri Inggris tersebut mengatakan bahwa Royal Air Force (Angkatan Udara Inggris, red) telah melakukan lebih dari 1.500 serangan udara. Sebagai perbandingan, Rusia telah melakukan lebih dari 99.000 serangan presisi yang pasti di Suriah sendiri, yang telah menjamin terobosan dalam perang melawan ISIS," lanjut Konashenkov seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (30/9/2017).

    "Jika ada cara yang bisa Anda berikan untuk kontribusi Inggris yang tak ternilai harganya, hanya karena sangat sulit untuk memberikan nilai apapun padanya, hal yang seperti itu supaya diabaikan," cetus pejabat tersebut.

    (ian/indo)