Pemuda Katholik Dorong Jokowi-JK Beri Perhatian Khusus untuk Papua - Trias Politika
  • Breaking News

    Pemuda Katholik Dorong Jokowi-JK Beri Perhatian Khusus untuk Papua

    Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Karolin Margret Natasa




    INDOPOST, BOGOR - Pemuda Katolik menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II di Bogor, 27-29 Oktober 2017. Rapimnas ini menghasilkan beberapa Ketetapan. Salah satunya adalah Ketetapan tentang Rekomendasi Rapimnas Bidang Eksternal Organisasi.

    Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Karolin Margret Natasa selaku Ketua Sidang menetapkan bahwa Pemuda Katolik mendorong pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk menuntaskan program-program yang belum teralisasi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Khusus untuk tanah Papua, Pemuda Katolik meminta Pemerintahan Jokowi-JK memberikan perhatian khusus dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur sehingga apa yang dijanjikan sesuai dengan kenyataan,” kata Karolin saat membacakan Rekomendasi Eksternal Rapimnas Pemuda Katolik di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/10).

    Selain itu, Pemuda Katolik memberikan dukungan penuh kepada pemerintahan Jokowi-JK untuk memberantas radikalisme dan gerakan intoleransi dalam rangka menjaga Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Pemuda Katolik juga mengingatkan pemerintahan Jokowi-JK agar tetap memperhatikan pembangunan dari aspek ekologis.

    Pada bagian lain, Rapimnas PK juga menilai pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla selama tiga tahun sudah on the track. Menurut Pemuda Katolik, banyak program yang telah dijalankan dan membuatkan hasil yang dirasakan masyarakat. Misalnya, pemerataan pembangunan infrakstruktur di seluruh daerah.

    “Pembangunan di era Jokowi tidak hanya berpusat di daerah Jawa (Jawa Sentris) tetapi sudah mulai merambah ke daerah-daerah di luar Jawa.”


    (fri/indo)