Juniper Cobra Siap Simulasikan Serangan Rudal Besar-besaran ke Wilayah Israel - Trias Politika
  • Breaking News

    Juniper Cobra Siap Simulasikan Serangan Rudal Besar-besaran ke Wilayah Israel

    Juniper Cobra Siap Simulasikan Serangan Rudal Besar-besaran ke Wilayah Israel



    TEL AVIV - Ribuan tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan Amerika Serikat (AS) mempersiapkan diri untuk simulasi serangan rudal besar-besaran terhadap Israel. Simulasi ini menjadi bagian dalam latihan perang gabungan “Juniper Cobra” yang dimulai 4 Maret 2018.

    Latihan perang dua tahunan ini digelar di saat Israel terlibat ketegangan dengan Iran dan Lebanon. Sistem rudal Patriot AS sudah disiapkan untuk simulasi tersebut.

    Tel Aviv berkepentingan dengan simulasi tentang situasi di mana Israel dihujani rudal secara besar-besaran agar bisa bertindak jika situasi itu benar-benar terjadi di masa depan.

    Latihan ini sebagian besar akan dilakukan melalui simulasi komputer, namun ada juga sejumlah aktivitas di dunia nyata.

    Secara keseluruhan, sekitar 4.500 tentara dari dua negara akan ambil bagian dalam latihan perang tersebut. Rinciannya, 2.500 personel dari Komando Eropa Amerika Serikat (US-EUCOM) dan 2.000 personel dari IDF. Jumlah ini meningkat jika dibandingkan dengan latihan serupa pada 2016 yang saat itu diikuti 3.200 tentara.

    Israel menduga kelompok Hizbullah Lebanon yang didukung oleh Iran sudah menumpuk sekitar 150.000 rudal yang akan ditembakkan ke Israel jika perang pecah. Dalam situasi itu, Israel memprediksi akan dihujani lebih dari 1.000 rudal per hari.

    Akhir pekan lalu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam Konferensi Keamanan Munich mengatakan bahwa Iran ingin memperkerjakan Hizbullah dengan rudal berpresisi tinggi, yang mampu mencapai sasaran dengan akurasi beberapa lusin meter.

    Di Gaza, kelompok Hamas diyakini menyimpan sekitar 10.000 roket dan mortir. Namun, Tel Aviv menduga kualitas senjata kelompok itu rendah akibat blokade yang diberlakukan Israel dan Mesir.

    Tentara Amerika telah tiba ke Israel selama beberapa minggu terakhir, menjelang latihan Juniper Cobra. ”Latihan Juniper Cobra terus memperkuat hubungan ini, memberi kami kesempatan untuk meningkatkan interoperabilitas dan mengembangkan integrasi dengan mitra Israel kami,” kata Letnan Jenderal Richard M. Clark, komandan Angkatan Udara Ketiga AS, yang akan memimpin delegasi Amerika, seperti dikutip Times of Israel, Jumat (23/2/2018).

    Selama latihan tersebut, pasukan Amerika dan Israel juga akan mempraktikkan kerja sistem rudal pertahanan udara Arrow, Patriot, David's Sling, dan Iron Dome. Ini akan menjadi pertama kalinya bagi sistem rudal David Sling digunakan dalam latihan Juniper Cobra.

    ”Latihan Juniper Cobra 2018 adalah langkah lain dalam meningkatkan kesiapan IDF dan angkatan udara untuk berperang dan untuk menghadapi ancaman (rudal) balistik," kata kepala pertahanan udara Israel, Brigadir Jenderal Tzvika Haimovitch.

    ”Dalam beberapa minggu ke depan, kami akan mensimulasikan skenario menantang dan rumit yang didasarkan pada operasional nyata,” ujarnya.

    (mas/inf)