DKI Siap Operasikan 9 Terminal untuk Mudik Lebaran - Trias Politika
  • Breaking News

    DKI Siap Operasikan 9 Terminal untuk Mudik Lebaran

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah



    JAKARTA - Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mengoperasikan sembilan terminal dalam rangka mudik lebaran tahun ini. Sembilan terminal itu akan siap sejak delapan hari sebelum dan delapan hari setelah Idul Fitri.

    Sembilan terminal itu terdiri dari empat terminal utama dan lima terminal tambahan. Terminal utama, yakni Terminal Pulogebang, Kampung Rambutan, Kalideres, dan Tanjung Priok. Sementara itu, terminal tambahan yang disiapkan yakni Terminal Pinang Ranti, Rawamangun, Lebak Bulus, Pasar Minggu, dan Grogol.

    "Terminal-terminal itu akan disiapkan H-8 dan H+8 lebaran," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah.

    Sebagai langkah persiapan, pihaknya akan bekerja sama dengan TNI dan Polri menyiapkan posko mudik lebaran. Fasilitas yang akan disediakan antara lain posko keamanan dan posko kesehatan.

    Posko kesehatan akan menjadi tempat diperiksanya kesehatan dan urine para sopir bus. Hal itu guna memastikan para sopir mengendarai bus yang membawa pemudik dalam keadaan sehat dan tidak terpengaruh obat-obatan.

    "Posko keamanan bekerja sama dengan TNI, Polri, Satpol PP dan unsur masyarakat lainnya. Kita siapkan juga posko kesehatan, bekerjasama dengan puskesmas dan BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi)," papar Andri.

    Andri menyebut akan ada 2.370 bus AKAP DKI Jakarta yang beroperasi sebagai angkutan mudik pada tahun ini. Selain itu, ada juga 175 bus kota yang diperbantukan dari Perum PPD, PT Mayasari Bakti, PT Sinar Jaya Megah Langgeng, dan PT Bayu Holong Persada.

    Kemudian ada pula 410 bus wisata yang bakal beroperasi dari PT Big Bird, PT Eka Sari Lorena, PT Pahala Kencana, PT Sinar Jaya Megah Langgeng, PT Prima Jasa Perdanaraya Utama, dan Perum Damri.

    Dishub DKI juga akan melakukan ramp check guna memastikan kelayakan kendaraan. Kendaraan yang dinyatakan tidak layak dalam pemeriksaan saat H-8 hingga H+8 lebaran akan ditandai menggunakan stiker sehingga tidak bisa berangkat.

    (ol/in)