Gara-Gara Sebut Kinerja Jokowi-JK Gagal, Kemendagri Beri Ini ke Sandiaga - Trias Politika
  • Breaking News

    Gara-Gara Sebut Kinerja Jokowi-JK Gagal, Kemendagri Beri Ini ke Sandiaga

    Sandiaga Uno



    JAKARTA - Gara-gara komentar soal kinerja Jokowi-JK, mendapat teguran dari Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono. Sumarsono mengaku telah memberikan peringatan yang sifatnya pembinaan kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

    Menurut Soni sapaan Sumarsono, pemberian peringatan itu dilakukan karena Sandi dianggap menabrak etika sebagai pejabat pemerintah.

    Hal tersebut diberikan lantaran Sandiaga Uno menyebut pemerintahan Jokowi-JK saat ini belum berhasil menuntaskan berbagai masalah ketimpangan ekonomi di masyarakat dan menyamakan hal itu dengan apa yang terjadi di Malaysia selama rezim Najib Razak berkuasa.

    Namun demikian, kepada awak media ini Sumarsono mengatakan, peringatan tersebut hanya bersifat pembinaan.

    "Ada peringatan yang sifatnya pembinaan. Biasanya tertulis untuk para kepala daerah yang memang harus diberi peringatan. Tugas memberikan peringatan ini merupakan salah satu tugas pembinaan Kemendagri," ujarnya.

    Baca juga: Komentar Sandiaga Soal Hari Lahir Pancasila 1 Juni

    Ia menyebut dasar dari pemberian peringatan tersebut mengacu kepada UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang mengatur bagaimana hubungan pusat-daerah dan etika pemerintahan dalam kerangka pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagaimana ditegaskan dalam PP 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Peyelenggaraan Pemerintah Daerah.

    "Apa yang dilakukan Sandi, menabrak etika pemerintahan daerah sehingga termasuk kategori tidak etis," ujarnya.

    Sebelumnya, Sandiaga Uno menyatakan kondisi di Malaysia tak berbeda dengan Indonesia menjelang Pilpres 2019. "Yang terjadi di Malaysia itu adalah isu ekonomi terutama biaya hidup. Biaya hidup semakin tinggi, rakyat semakin terbebani, kejadiannya sama di sini," kata Sandiaga di Jakarta, Kamis, 10 Mei 2018.

    Baca juga: Wagub DKI: Mereka Inisiatif Sediri, Tidak Ada Arahan Taruh Pohon Imitasi di Balai Kota..!!

    Sandiaga mengaitkan hal itu dengan rezim Najib Razak di Malaysia. Dengan klaim itu, Sandiaga meyakini kemenangan Mahathir di Malaysia, akan berulang di Indonesia dengan kemenangan Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

    Terkait polemik ini, Sandiaga Uno mengaku komentarnya terkait kondisi ekonomi yang serupa di Indonesia dan Malaysia disampaikan dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina dan Ketua Tim Pemenangan Gerindra, bukan sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

    (Editor: Mr.Lin)