Pekan Pertama Maret IHSG naik 0,94%, Analis: Simak Pekan Depan - Trias Politika
  • Breaking News

    Pekan Pertama Maret IHSG naik 0,94%, Analis: Simak Pekan Depan

    ilustrasi



    JAKARTA - Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat sebesar 0,84% selama sepekan terakhir. IHSG meningkat ke level 5.498,540 pada penutupan perdagangan Jumat (6/3) dari pembukaan pada Senin (2/3) di level 5.452,704.

    Adapun nilai kapitalisasi pasar berada pada posisi Rp 6,36 triliun atau meningkat 0,95% dari Rp 6,30 trilIun pada perdagangan pekan lalu.

    Kemudian, untuk data rata-rata frekuensi transaksi harian turut mengalami peningkatan sebesar 12,26% atau sebesar 482.673 kali dari 429.943 kali transaksi pada pekan sebelumnya.

    Sedangkan, rata-rata volume transaksi harian mengalami perubahan sebesar 14,03% menjadi sebesar 5.897 miliar unit saham dari 6.860 miliar unit saham pada penutupan pekan lalu. Rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami perubahan sebesar 0,93% yaitu sebesar Rp 7,002 triliun dari Rp 7,068 triliun pada pekan sebelumnya.

    Investor asing masih mencatatkan jual bersih sebanyak Rp 1,76 triliun di seluruh pasar dalam seminggu terakhir.

    Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan, dalam sepekan terakhir pergerakkan IHSG masih diselimuti oleh sentimen global terkait dengan perkembangan wabah virus corona (COVID-19), terutama di luar wilayah Tiongkok.

    Menurutnya, peningkatan jumlah kasus COVID-19 yang terkonfirmasi di luar wilayah Tiongkok kembali meningkatkan kekhawatiran Investor terhadap potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi global di 2020.

    Salah satu sentimen positif yang bisa menggerakkan IHSG adalah paket-paket kebijakan pemerintah untuk meredam dampak negatif dari wabah COVID-19 ke ekonomi Indonesia.

    Hal senada disampaikan oleh Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony. Ia bilang, isu terkait penyebaran virus korona masih menjadi pemberat gerak IHSG untuk pekan depan.

    Ia menambahkan, tidak banyak sentimen global maupun domestic yang dapat mempengaruhi pasar. “Sementara ini belum ada sentimen positif yang dapat menggerakkan IHSG,” ujarnya pada wartawan, Jumat (6/3).
    Chris meramal IHSG pada pekan depan masih cenderung bergerak melemah di kisaran level 5.200 hingga 5.550.

    Valdy juga memperkirakan IHSG cenderung bergerak ke arah support untuk pekan depan. “Untuk pekan depan perkiraan support di level 5.360 dan resistance di level 5.680,” pungkasnya.