Pemerintah Beberkan 4 Provinsi Yang Masih Bebas dari Wabah Virus Corona - Trias Politika
  • Breaking News

    Pemerintah Beberkan 4 Provinsi Yang Masih Bebas dari Wabah Virus Corona

    Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto



    JAKARTA- Pemerintah mengumumkan penambahan 130 pasien positif corona hari ini, Minggu (29/3/2020) sehingga total menjadi 1.285. Sudah 30 provinsi yang terpapar corona.

    Sementara itu masih ada empat provinsi di Indonesia yang hingga kini masih bebas dari virus corona. Yaitu Bengkulu, Bangka Belitung, Gorontalo, dan Nusa Tenggara Timur.

    Yang terbaru ada di Sulawesi Barat dengan penemuan satu pasien positif corona. Nusa Tenggara Timur, meski belum mengumumkan kasus positif corona, namun provinsi ini dilanda wabah demam berdarah dengue (DBD). Status kejadian luar biasa (KLB) DBD pun disematkan pada Kabupaten Sikka NTT karena mengalami 1.195 kasus DBD dan korban meninggal dunia mencapai 19 orang.

    Kasus terbanyak masih terdapat di ibu kota Jakarta dengan 675 kasus. Disusul Jawa Barat dengan 149 kasus, Banten 106 kasus, Jawa Timur 90 kasus, Jawa Tengah 63, dan Sulawesi Selatan 47.

    Kemudian Yogyakarta 22 kasus, Sumatera Utara delapan kasus, Bali 10 kasus, Papua sembilan kasus, Kalimantan Barat delapan kasus, dan Kalimantan Tengah tujuh kasus. Lalu lima kasus masing-masing di Aceh, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat. Empat kasus di Lampung dan tiga kasus di Sulawesi Tenggara.

    Dua kasus masing-masing di Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Riau, dan Papua Barat. Satu kasus masing-masing di Jambi, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Maluku, dan Sulawesi Barat.

    Selain itu pasien sembuh bertambah lima sehingga menjadi 64. Dan pasien positif yang meninggal dunia bertambah 12 menjadi 114.

    Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan penambahan signifikan hari ini menggambarkan masih ada warga yang positif corona tapi belum melakukan isolasi diri. Sehingga dia berharap masyarakat lebih mematuhi imbauan untuk belajar, bekerja, dan beribadah di rumah.

    "Penambahan masih menggambarkan di tengah masyarakat kita masih ada warga yang positif tapi belum melaksanakan isolasi," kata Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (29/3/2020).