Pemkot Depok Siap Gelontorkan Anggaran Rp20 Miliar Tangani Covid-19 - Trias Politika
  • Breaking News

    Pemkot Depok Siap Gelontorkan Anggaran Rp20 Miliar Tangani Covid-19

    Wali Kota Depok M Idris



    DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menyiapkan anggaran Rp20 miliar untuk menangani penyebaran virus corona (Covid-19). Anggaran itu diambil dari belanja tidak langsung.

    "Anggaran ini tahap awal yang digunakan untuk pemenuhan penanganan Covid-19 di Kota Depok," kata Wali Kota Depok Mohamamd Idris di Depok, Jawa Barat, Senin (23/3/2020).

    Pada hari ini, warga Depok yang terinfeksi positif virus corona berjumlah 13 orang. Sedangkan pasien yang sembuh 4 orang dan tidak ada yang meninggal dunia.

    Pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 87 orang, 9 orang selesai dan 78 orang masih dalam pengawasan. Untuk orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 393 orang, dimana 182 orang telah selesai dan 211 orang masih dalam pemantauan.

    Idris mengatakan pihaknya sudah membentuk Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Depok dengan status tanggap darurat bencana selama 73 hari mulai 18 Maret hingga 29 Mei 2020. Pihaknya terus melakukan koordinasi dengan rumah sakit rujukan dalam penanganan kasus corona.

    "Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah, hindari kerumunan dan melakukan social distancing, dan juga pola hidup bersih agar terhindar dari Covid-19," kata dia.

    Dia mengatakan guna memaksimalkan penanganan kasus terkonfirmasi Covid-9, selain memfungsikan Rumah Sakit Umum Daerah sebagai rumah sakit rujukan untuk kasus ringan dan sedang, pihaknya berkoordinasi intensif dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia (UI) yang akan dijadikan sebagai Rumah Sakit yang didedikasikan untuk penanganan Covid-19.

    Selain itu terus melakukan penyemprotan disinfektan ke 51 titik di area publik secara masif. Serta mengadakan sosialisasi secara mobile di seluruh wilayah di Kota Depok.

    Hingga kini jumlah total kasus positif Covid-19 di Jawa Barat sebanyak 59 kasus atau bertambah 4 kasus dibandingkan Sabtu kemarin. Jumlah pasien yang meninggal bertambah 2 orang di Jabar, sehingga totalnya menjadi 9 jiwa.