Polda Kalbar Berhasil Mengungkap Judi Liong Fu beserta Uang Tunai Puluhan Juta Rupiah - Trias Politika
  • Breaking News

    Polda Kalbar Berhasil Mengungkap Judi Liong Fu beserta Uang Tunai Puluhan Juta Rupiah

    Polda Kalbar Berhasil Mengungkap Judi Liong Fu beserta Uang Tunai Puluhan Juta Rupiah



    KALBAR – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalbar berhasil mengungkap kasus perjudian jenis liong fu dalam sebuah rumah di daerah Pulau Tayan Utara, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Uang tunai sebesar Rp11 juta, 14 pemain judi, satu bandar, dan satu pemilik rumah diamankan ke Polda Kalbar.

    Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Veris Septiansyah membeberkan, pengungkapan kasus perjudian ini dilakukan oleh Tim 2 Resmob berkat adanya informasi dari masyarakat.

    “Hari Minggu tanggal 15 Maret 2020, Tim 2 Resmob Ditreskrimum melakukan penangkapan terhadap belasan orang yang sedang bermain judi jenis liong fu dalam sebuah rumah di Pulau Tayan Utara, Tayan Hilir Sanggau,” jelas Kombes Pol Veris Septiansyah, dalam siaran pers Polda Kalbar.

    Veris menjelaskan, pengungkapan diawali adanya laporan dari masyarakat sekitar, bahwa ada sebuah rumah yang sering dijadikan tempat bermain judi. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim 2 Resmob melakukan penyelidikan dan pengintaian, Sekitar pukul 22.00 WIB, tim melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan para pemain, bandar, tuan rumah dan alat-alat yang diduga digunakan sebagai alat perjudian jenis liong fu, serta uang tunai Rp11 juta yang digunakan untuk bermain.

    Adapun pelaku yang diamankan pemilik rumah berinisial B (41), seorang bandar berinisial A (50), dan 14 pemain dengan inisial WR (53), S (25), H (31), H (30), AL (39), HS (31), P (42), R (52), A (41), Y (28), SK (27), F (31), FL (47), dan A (36).

    “Barang bukti yang diamankan dari lokasi, yaitu uang tunai sebesar Rp11.420.000, dadu liong fu, satu helai lapak, dan alat lainnya yang digunakan untuk bermain judi,” tambahnya

    Dirreskrimum Polda Kalbar juga mengatakan, saat ini semua pelaku masih dilakukan pemeriksaan untuk selanjutnya diproses hukum. (*/rel)