Tabrakan Tragis Longboat L300 dengan Speedboat TNI di Palangkaraya, Dandim 1011 Ditemukan Tewas - Trias Politika
  • Breaking News

    Tabrakan Tragis Longboat L300 dengan Speedboat TNI di Palangkaraya, Dandim 1011 Ditemukan Tewas

    Tabrakan Tragis Longboat L300 dengan Speedboat TNI di Palangkaraya, Dandim 1011 Ditemukan Tewas



    PALANGKARAYA - Sebuah kecelakaan nahas terjadi di sungai Sabangau Kereng Bangkirai wilayah Palangkaraya Kalimantan Tengah. Menurut laporan yang diterima www.publico.id, kecelakaan tersebut melibatkan kapal Long Boat L300 milik TN Sebangau dengan Kapal Speedboat milik TNI AD di Sungai Sabangau Kereng Bangkirai Kec Sabangau Kota Palangka Raya. Kecelakaan terjadi pada saat aparat TNI melakukan pengecekan lokasi guna pengamanan VVIP menyambut kunjungan Raja dan Ratu Belanda.

    Laporan tersebut mengatakan, pada hari Senin, (09/03/2020) pukul 12.00 waktu setempat di sungai Sabangau Kereng Bangkirai tikungan murung masuk wilayah Kel Sabaru Kec Sabangau Kota Palangka Raya (sekitar 10 - 15 menit dari Pelabuhan Kereng Bangkirai), telah terjadi Laka Air Tabrakan antara Long boat L300 milik TN Sebangau dengan Kapal Speedboat TNI AD ( KMC RBB Den Bekang XII Tpr) dalam rangka pengecekan lokasi.

    Dalam kejadian nahas tersebut, sebanyak lima orang yang menumpang kapal Longboat L300 milik TN Sebangau ditemukan tewas atas nama; 1. Abdi Darmansyah, PNS taman nasional sebangau, 2. Ibnu Yudistira, pegawai taman nasional senangau, 3. Mutiara, pegawai taman nasional sebangau, 4. Tyas Novianti, pegawai taman nasional sebangau, 5. Umroatus Solikha, istri Agung Polhut. Sementara jumlah korban selamat dua orang yakni; 1. Selvia Magdalena, pegawai taman nasional sebangau, 2. Yuliansi, pegawai taman nasional sebangau. Satu orang atas nama Mansyah dikabarkan belum ditemukan.

    Sedangkan Kapal speed boat TNI AD (Tim survei route kunjungan pengamanan VVIP Raja Wilem Alexander dan Ratu Maxima di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah) yang dipimpin oleh Dansubsatgas Pam VVIP Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono SIP (Dandim 1011/Kuala Kapuas) dan rombongan yang ikut berjumlah 19 orang, terdiri dari : 7 Paspampres, Korem 102/Pjg 11 orang dan dan 1 orang sipil penunjuk jalan.

    Adapun Rombongan penumpang speedboat TNI AD sebagai berikut;  Speed TNI ( milik Bekang, 250x2 PK) bermuatan 18 penumpang 8 orang TNI terdiri dari Kodim 1011/klk jumlah 4 orang, Bekang jumlah 4 orang, 1 masyarakat sebagai pemandu, 1 warga amerika, 1 guard warga amerika beserta 7 Paspampres. Sebanyak 17 penumpang dalam kapal ini berhasil ditemukan kondisi selamat, 1 orang diketemukan tewas yaitu Dandim 1011 Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono. Dengan demikian, total jumlah korban tewas sebanyak 6 orang dan 18 lainnya dinyatakan selamat, sementara 1 lagi belum ditemukan.

    Baca: Ditemani Ratu Maxima, Raja Belanda Dijadwalkan Akan Kunjungi Indonesia Pekan Depan

    Hingga berita ini diturunkan publico.id, aparat kepolisian masih melakukan proses pencarian terhadap terhadap korban yang belum ditemukan.