Laporan Terbaru dari Jatim, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 18 jadi 785 Orang - Trias Politika
  • Breaking News

    Laporan Terbaru dari Jatim, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 18 jadi 785 Orang

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa



    SURABAYA - Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur per Minggu (26/4/2020) bertambah 18 orang. Sehingga total yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 785 orang.

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, dari sebanyak total 785 pasien yang terkonfirmasi positif, sebanyak 557 orang diantaranya masih dirawat. Sedangkan sisanya sembuh dan ada yang meninggal.

    "Saya ingin menyampaikan kepada kita semua, dari posisi 785 yang terkonfirmasi positif, 557 yang saat ini sedang dirawat," ujarnya, Minggu (26/4/2020).

    Sedangkan untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2681 orang, sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 18.350 orang.

    Hari ini, di Surabaya tercatat dua lagi pasien yang terkonversi negatif atau sembuh. Khofifah menuturkan, ini adalah satu prestasi dari tenaga medik, paramedik yang luar biasa memberikan desikasihnya kepada seluruh masyarakat.

    "Hari ini kita bersyukur ada pasien yang sembuh, total sebetulnya sudah 140 orang, 17,83 persen," tambahnya.

    Gubernur Jatim Khofifah juga kembali menyampaikan duka cita, karena ada dua pasien yang meninggal karena Covid-19, yakni satu di Kabupaten Lumajang dan satu lagi di Kabupaten Sidoarjo.

    Disisi lain, dari 557 orang yang terkonfirmasi positif, sebanyak 367 orang diantaranya dari Surabaya, kemudian di Sidoarjo yang terkonfirmasi positif ada 80 orang, dan di Gresik yang terkonfirmasi positif ada 22 orang.

    "Maka kaitan dengan PSBB, di Surabaya ini full PSBB, kemudian Sidoarjo full PSBB, dan di Gresik ini parsial PSBB, karena yang memang memiliki konektivitas langsung, hampir-hampir borderless, titik-titik itulah yang ternyata juga yang terkonfirmasi positif," tegasnya.

    Sementara itu, dari 2681 orang PDP, 1004 dari diantaranya dari Surabaya, 172 orang dari Sidoarjo, dan 130 orang dari Gresik. Sedangkan dari total 18.350 orang ODP, 2.278 orang berasal dari Surabaya, 662 dari Sidoarjo, dam 1.093 dari Gresik.

    No comments