Optimis Bisa Atasi Corona, Anies Klaim Warga Jakarta Orang-Orang Tangguh - Trias Politika
  • Breaking News

    Optimis Bisa Atasi Corona, Anies Klaim Warga Jakarta Orang-Orang Tangguh

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan



    JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat menjadikan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai momen untuk menumbuhkan solidaritas sosial. Situasi ini mesti dimaknai untuk lebih dekat dengan keluarga dan lingkungan.

    Ajakan Anies yang diucapkan dalam konferensi pers di Balai Kota Jakarta jelang pelaksanaan PSBB pada Kamis (9/4/2020) itu kembali diunggah di akun media sosialnya, Sabtu (11/4/2020) dini hari. Anies menyertakan rincian mengenai pembatasan yang diatur dalam Pergub DKI Jakarta 33/2020 mengenai PSBB.

    PSBB berlaku pada Jumat (10/4/2020) pukul 00.00 WIB. Selama 14 hari atau dua pekan ke depan, warga Jakarta diminta untuk berkegiatan di lingkungan rumah dan mengurangi bahkan meniadakan kegiatan di luar. Tujuannya, untuk memangkas mata rantai penularan Covid-19, menyelamatkan diri kita, keluarga, tetangga, dan kolega.

    Anies menegaskan, pembatasan ini ini hanya akan berhasil bila dilakukan secara disiplin oleh seluruh masyarakat. Beberapa pembatasan yang sebenarnya sudah dijalani selama tiga pekan terakhir, akan diterapkan lagi.

    "Namanya memang pembatasan sosial. Tapi harus menjadi saat menumbuhkan solidaritas sosial. Jadikan kesempatan untuk lebih dekat dengan keluarga. Buat aktivitas bersama keluarga, bersama lingkungan. Jangan anggap ini sebagai sebuah penderitaan. Jadikan ini sebagai kesempatan untuk mengeratkan di antara kita," ujarnya.

    Anies mengingatkan, Jakarta kini menjadi episenter (pusat) virus corona. Jakarta pula menjadi daerah yang pertama kali melaksanakan PSBB, sementara masalah Covid-19 ini sudah dialami di 34 provinsi.

    Dia pun meminta hari-hari ke depan dijadikan kesempatan untuk jadi contoh. Jakarta mesti bisa memutus mata rantai penyebaran virus mematikan ini.

    "Warga Jakarta adalah orang-orang tangguh. Baik yang asal Jakarta maupun pendatang adalah orang-orang kuat. Di sini berkumpul orang-orang yang berani, yang terbiasa menghadapi tantangan. Kalau tidak berani menghadapi tantangan, tidak akan datang untuk mengadu nasib di kota ini," ucapnya.

    "Karena itu, saya percaya keuletan kita, ketangguhan kita, kekuatan kita Insya Allah bisa mengantarkan kita melewati masa penuh tantangan ini," ujar mantan menteri pendidikan dan kebudayaan ini.

    Anies meyakini, setelah masa pemutusan mata rantai ini, warga Jakarta akan bisa kembali beraktivitas. Dan saat itu pula masyarakat akan menjadi lebih solid.