Astaga! Ogah Diceraikan, Suami Siram Istri dengan Air Keras - Trias Politika
  • Breaking News

    Astaga! Ogah Diceraikan, Suami Siram Istri dengan Air Keras

    Astaga! Ogah Diceraikan, Suami Siram Istri dengan Air Keras



    JAKARTA - Kepolisian Sektor (Polsek) Pancoran masih menyelidiki kasus seorang perempuan disiram air keras di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan yang videonya viral di media sosial. Dari keterangan sementara yang dihimpun polisi menyebutkan, penyiraman dilakukan suami korban.

    Kapolsek Pancoran Kompol Johanis Soeprijanto mengatakan, pelaku tega menyiramkan air keras kepada korban karena tidak ingin dicerai. "Suaminya tidak mau dicerai," katanya saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (4/5/2020).

    Hasil penyelidikan sementara kepolisian, Johanis menuturkan, suami korban kesal karena mau dicerai istrinya RA. Pelaku kemudian datang menjemput korban di Stasiun Duren Kalibata.

    "Dia (RA) tidak suka didatangi suaminya, suaminya kesal karena mau dicerai, lalu disiram," ujar Johanis.

    Dia memaparkan, peristiwa penyiraman air keras terjadi di jalan Duren Tiga, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan pada Sabtu, 2 Mei 2020 sore pukul 16.35 WIB.

    Peristiwa tersebut awalnya diduga korban penjambretan disiram dengan air keras dialami seorang wanita berinisial RA (32) diunggah warganet Minggu, 3 Mei 2020 lalu viral di media sosial.

    Penyiraman dilakukan suami korban menggunakan air keras atau air accu. Pada saat kejadian warga yang menyaksikan korban kesakitan menahan perih karena disiram datang menolong.

    Korban dibantu warga dan anggota Polisi yang bertugas di lapangan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis. "Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Kramatjati oleh petugas," kata Johanis.

    Sementara itu, pelaku penyiraman yang belum diketahui identitasnya tersebut masih dalam pengejaran aparat kepolisian dari Polsek Pancoran dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

    Sebelumnya video korban penyiraman air keras tersebut diduga korban penjambretan. Setelah polisi melakukan penyelidikan, motif penyiraman karena urusan rumah tangga.

    No comments