Duh Gawat! Gerombolan Monyet di India Serang Pekerja Laboratorium dan Curi Sampel Darah Positif Corona - Trias Politika
  • Breaking News

    Duh Gawat! Gerombolan Monyet di India Serang Pekerja Laboratorium dan Curi Sampel Darah Positif Corona

    Duh Gawat! Monyet di India Serang Pekerja Laboratorium dan Curi Sampel Darah Positif Corona (Ist)




    NEW DELHI - Gerombolan monyet menyerang pekerja laboratorium di India dan mencuri sampel darah pasien positif Covid-19.

    Serangan eksentrik itu terjadi pada minggu ini. Kejadian bermula saat pekerja laboratorium tengah berjalan di kampus sebuah perguruan tinggi kedokteran milik pemerintah di Meerut dekat Lucknow, Ibu Kota negara bagian Uttar Pradesh.

    "Monyet mengambil dan melarikan diri dengan sampel darah dari empat pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan ... kami harus mengambil sampel darah mereka lagi," kata S.K. Garg, seorang pejabat tinggi medis di kampus seperti dilansir dari The Hill, Sabtu (30/5/2020).

    Pihak kepolisian setempat mengatakan tidak diketahui dengan jelas apakah monyet-monyet itu telah menumpahkan sampel darah tersebut. Pasalnya, beberapa warga menjadi takut virus mematikan itu tersebar jika monyet-monyet itu datang ke rumah atau daerah perkotaan.

    Garg mengatakan kepada Reuters bahwa tidak diketahui apakah monyet-monyet itu dapat terinfeksi Covid-19 jika mereka melakukan kontak dengan sampel darah.

    "Tidak ada bukti yang ditemukan bahwa monyet dapat tertular infeksi," ujarnya.

    Virus Corona, yang telah menginfeksi ke lebih dari 5,8 juta orang di seluruh dunia, diyakini berasal dari pasar satwa liar di Wuhan, China, pada akhir tahun lalu.

    Menurut data Universitas Johns Hopkins, India telah melaporkan hampir 170.000 kasus virus Corona bari dan 4.820 kematian yang terkait dengannya.

    Para pencinta lingkungan di India sedang memantau peningkatan serangan dan gangguan dari monyet pada manusia, menghubungkan kenaikan tersebut sebagai akibat dari perusakan habitat alami yang memaksa hewan mendekat ke daerah perkotaan.

    No comments