Pernah Kontak dengan Pasien Covid-19, Bupati Dompu Jalani Isolasi Mandiri - Trias Politika
  • Breaking News

    Pernah Kontak dengan Pasien Covid-19, Bupati Dompu Jalani Isolasi Mandiri

     Bupati Dompu, Nusa Tenggara Barat, H Bambang M Yasin



    MATARAM - Bupati Dompu, Nusa Tenggara Barat, H Bambang M Yasin harus menjalani isolasi mandiri bersama keluarganya, di Rumah Dinas Bupati. Isolasi itu dilakukan, sebab Bupati merupakan salah satu orang yang pernah melakukan kontak erat dengan salah satu pasien Covid-19.

    Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Dompu, M Ikhsan mengatakan, dugaan terkontaminasi Bupati Dompu dengan salah satu pasien positif ini, saat senam merah putih di Lapangan Beringin Dompu, Jum'at pagi.

    "Pak Bupati bersama keluarga, sudah menjalani rapid tes. Pak Bupati akan menjalani isolasi mandiri ini, selama 14 hari ke depan," Katanya, Sabtu (6/6/2020).

    Dengan dilakukan isolasi mandiri orang nomor satu di Bumi Nggahi Rawi Pahu ini, Ikhsan memastikan roda pemerintahan tetap berjalan. Kabupaten Dompu yang sudah menerapkan Tatanan Kehidupan Baru ini, sejak Jum'at (5/6/2020), sudah menjabut kebijakan Kerja Dari Rumah menjadi Kerja Dari Kantor.

    Artinya, sejak Jum'at kemarin, roda pemerintahan Pemkab Dompu, sudah berjalan normal. Untuk sementara, segala urusan pemerintahan dibawah kendali Wakil Bupati.

    "Kan ada pak wakil, sehingga tidak terjadi kekosongan pimpinan," jelasnya.

    Sementara itu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Dompu, pasca positifnya 5 warga terpapar Covid-19 pasca penetapan TKB, bergerak cepat.

    Selain mengevakuasi 5 pasien ini untuk dilakukan karantina di Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 di Wisma Terpijar, Sanggilo Kecamatan Woja, juga melakukan tracking kontak.

    Seluruh keluarga 5 pasien positif ini, dilakukan di rapid tes. Terbanyak, dilakukan di Puskesmas Ranggo Kecamatan Pajo.

    "Sebab di kecamatan ini, ada tiga keluarga yang terpapar covid-19," ungkap Sekretaris Tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Dompu, Jufri.

    Ditambahkan, 5 pasien positif ini, merupakan hasil rapid tes sebelumnya sebanyak 275 orang yang dilakukan pertengahan Mei 2020. Dari hasil rapid tes terdapat ini, 55 orang dinyatakan reaktif dan dari hasil swab pertama, menunjukkan negatif.

    Namun, saat dilakukan tes swab dan PCR kedua, ternyata dari 55 orang ini, 5 diantaranya menunjukkan positif. Banyak kalangan menyayangkan tidak dilakukan karantina bagi 55 orang ini.

    Selain itu, kasus munculnya 5 orang positif ini, disaat Pemkab Dompu melounching Tatanan Kehidupan Baru yang dihadiri Gubernur dan Forkopinda NTB.

    No comments