Petugas Puskesmas Tak Ada di Tempat, Seorang Ibu Terpaksa Melahirkan Dalam Mobil - Trias Politika
  • Breaking News

    Petugas Puskesmas Tak Ada di Tempat, Seorang Ibu Terpaksa Melahirkan Dalam Mobil

    Petugas Puskesmas Tidak Ada di Tempat, Seorang Ibu Terpaksa Melahirkan Dalam Mobil (ilustrasi)



    LAMPUNG – Berniat melahirkan di puskesmas menggunakan BPJS, warga Desa Sukajaya, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan malah  melahirkan di dalam  mobil. Pasalnya puskesmas di kecamatan tersebut  tidak terlihat ada petugas medis yang jaga walau sudah dipanggil berkali kali oleh keluarga pasien.

    Ety (30) sudah merasakan sakit luar biasa, namun karena di puskesmas petugas medisnya  terlihat tidak ada yang piket dan dipanggil berulangkali pada pagi pukul 07.00 WIB. Akhirnya keluarga  membawanya ke puskesmas di Bandar Lampung, namun dalam perjalanan  Ety yang sudah mengalami kontarksi tidak sanggup lagi dan melahirkan di atas mobil.

    "Karena tak ada petugas medis di Puskesmas Rawat Inap Katibung, keluarga pun memutuskan membawa pasien kerumah bersalin yang ada di Bandar Lampung.  Namun saat diperjalanan Ety yang sejak Sabtu pagi sekitar pukul 07:00 WIB tengah mengalami kontraksi akhirnya melahirkan di dalam mobil di perbatasan Desa Babatan dan Tarahan saat menuju Bandar Lampung.

    “Karena sudah lahir di dalam mobil dan ke Bandar Lampung masih jauh kami putuskan balik arah ke puskesmas lagi karena kami pikir kalau jam 9 pagi masa belum datang juga petugasnya," ujar Rohman

    Pada pukul 09:00, petugas puskemasnya belum ada juga, kami tunggu sekitar setengah jam nampaknya belum juga datang.  Saya melihat darah di muka cucu saya mulai kering dan anak saya mulai pucat wajahnya , kami memutuskan untuk di bawa ke rumah bidan.

    Sesampainya di rumah bidan, bayi dan ibunya langsung ditangani oleh bidan, untuk dilakukan pemotongan tali pusar dan dimandikan. setelah beristirahat selama 3 jam dan melihat keadaan bayi dan ibunya telah sehat, sekitar pukul 13:15 WIB bidan mengizinkan pulang dengan biaya Rp. 800 ribu.

    Rohman berharap kepada KUPTD (Kepala Unit pelaksanaan Teknis Dinas) puskesmas rawat inap setempat untuk memberikan teguran kepada petugas yang di jadwal piket pada hari itu, karena tidak disiplin waktu dalam bertugas.

    No comments